Oh begini rasanya skripsi-an

7 Agustus 2017

Tulisan ini gue buat agar kelak gue gak lupa akan perjuangan gue lulus dari BINUS dan biarlah tulisan ini gue dedikasikan buat orang-orang yang menolong gue sehingga akhirnya skripsi gue bisa menghantarkan gue pada kelulusan. #tsah

Pertama, nyari perusahaan yang akan jadi subjek penelitian kita. Keluarga gue rata-rata pedagang, gak ada tuh yang ada di corporate besar. Jadinya gak kayak teman yang lain, yang bisa dengan mudahnya mendapat perusahaan sebagai subjek penelitian karena Tantenya kerja di A lah, Ayahnya kerja di Perusahaan B lah atau Kakaknya kerja di Perusahaan C. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri buat gue. Gue dengan susah payah mencari-cari perusahaan yang sekiranya bersedia menjadi subjek penelitian skripsi. Karena meski gue aktif jadi Oppo Campus Ambassador, Opera Campus Ambassador, Mataharimall Academmia atau pernah ikut lomba di Unilever. Nyatanya Perusahaan tersebut gak semudah itu untuk dijadikan subjek penelitian skripsi. Sampai pada akhirnya temen dari komunitas lari gue (Bang Boris) yang kerja di Pabrik Sepatu NIKE, di Tangerang memberikan bantuan. Jadi lah gue memiliki subjek penelitian yang bersedia memberikan data skripsi yang gue butuhkan dan memperbolehkan gue magang di sana. Pelajaran yang gue ambil dari menemukan perusahaan ini adalah, Kita gak pernah tahu betapa Tuhan akan mengirimkan orang-orang tak terduga untuk menolong kita, itulah pentingnya kita mmembangun jaringan pertemanan seluas-luasnya. Terima Kasih Komunitas Lari Tangerang Crazy Runner yang mempertemukan Gue dengan Bang Boris, sehingga akhirnya Gue memiliki subjek penelitian.

Kedua, selama proses skripsi, gue gak hanya skripsi saja, tapi gue magang IYA, ngajar les IYA, dan sambil skripsian juga. Jadi kebayang juga bagaimana gue harus membagi focus gue. Sampai di 3 minggu sebelum deadline pengumpulan soft cover, Ivan marahin gue karena gue terkesan nyantai dan gak panic, padahal bab 4 gue itu masih belum sepenuhnya jadi (Serius pas dia marah itu, gue sampai nangis). Hahaha. Dan di 3 minggu itu sebelum deadline pengumpulan gue diterima kerja di Unilever, ada juga gue ke Malang untuk acara Oppo alhasil gue bener-bener seniat itu dimanapun kapanpun menyempurnakan skripsi gue bawa-bawa laptop belagak pinter ngerjain skripsi (dan makasih kepada Ivan yang mau meminjamkan laptopnya, karena as you know kalau baca tulisan di blog gue sebelum-sebelumnya, laptop gue dimalingin, jadi gue gak ada laptop dan gaji pas-pasan untuk beli laptop sendiri). Pelajaran berharga yang gue dapat, jangan sampai nyusahin sendiri mengerjakan sesuatu saat mendekati deadline, harus bikin notes tentang besok mau ngerjain apa aja.

Nah, terakhir gue rangkum aja yah, pegel juga ngetiknya kepanjangan, intinya semua itu butuh perjuangan, gue mengerjakan skripsi pakai Bahasa inggris meski gue anak regular dan gak wajib Bahasa inggris, semata-mata gue pengen skripsi gue bisa masuk referensi untuk Jurnal Internasional (Amin) , gue juga pakai metode yang jarang dipakai untuk topic HRD (terinspirasi dari teman gue Visty). Menurut gue di hidup ini lakukan hal yang berbeda dan lakukan habis-habisan untuk sesuatu hasil yang memuaskan. At the end Gue sangat percaya diri pas sidang dan hasilnya pun tidak mengecewakan. Nah, pastinya yang paling menjadi PR adalah ngeprint dan revisi yang butuh extra effort, salah satu kata aja udah rombak ulang, duit lagi. Kejar tanda tangan dosen sampai jam 8 malam. Rombak hard cover sampai 2 kali, ngapelin dosen pembimbing ke rumahnya.

Btw, gue masih bersyukur aja buat teman-teman seperjuangan yang mau menolong gue dan menemani untuk berjuang bersama, orang-orang itu adalah Renita, Visty, Darien, Ichal, Ivan (nemenin ngerjain skripsi kalau lagi gak sibuk futsal, lol). Nah, ada lagi nama-nama orang yang menyempatkan diri datang di hari paling bahagia pas gue sidang (serius deh, kehadiran kalian adalah hadiah paling indah bagi gue, karena kalian meluangkan waktu kalian yang gak mungkin bisa dibeli dengan uang). Orang-orang itu adalah Renita, Nanda dan Zizi yang jauh-jauh datang dari Anggrek, Susanti, Darien, Jimmy, Dinda yang jauh jauh dari bogor, Jessica, Cintia, Feliz, Jimmy, Axel, Aldo, Ipul, Anton, Dissa, Alam, Imem dan Ivan yang ga kerja setengah hari. Makasih yah teman-teman , menurut gue bahagia itu sempurna kalau ada orang lain yang turut merayakan kebahagiaan yang kamu alami. Makasih banget. Makasih juga buat orang-orang yang gak hadir tapi mengucapkan lewat sosmed, makasih udah menyempatkan waktunya :*

SELAMAT HARI SENIN, Jangan lupa bahagia :*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s